Rental Dump Truck dan Alat Berat Bekasi

I don't own any of these images...I just found them on the web. If you see a photo of yours that you would like removed, please let me know.

Wah! KPR Bersubsidi Bisa Cair Dalam Waktu 3 Hari

Wah! KPR Bersubsidi Bisa Cair Dalam Waktu 3 Hari

Hai, bro! Kali ini kita akan membahas Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) atau Kredit pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi.

Apakah Anda sudah tahu kalau sekarang ada sistem baru bernama e-FLPP ?


Jika belum tahu, yuk temukan informasinya dalam artikel ini!


Hanya Butuh 3 Hari

Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) telah resmi meluncurkan sistem baru. Ya, sistem ini merupakan FLPP berbasis online yang diberi nama e-FLPP.

Seperti yang kita ketahui, FLPP atau KPR Bersubsidi biasanya akan memakan waktu sekitar tujuh hari. Dengan adanya sistem ini, Anda bisa mengajukan pembiayaan perumahan hanya dalam waktu tiga hari. Sesuai dengan tujuannya, e-FLPP dibuat untuk mempermudah dan mempercepat proses pencairan dana dari bank pelaksana.



Proses Pengajuan

Pasti Anda bertanya-tanya ‘kan bagaimana proses pengajuan atau cara kerjanya ?

Seperti apa yang sudah dijelaskan sebelumnya, e-FLPP menggunakan sistem online.

Nantinya, bank pelaksana KPR bersubsidi akan menginput informasi yang berasal dari dokumen pemohon.

Sistem baru ini pun memungkinkan Anda mengunggah seluruh dokumen yang dibutuhkan.

Bagaimana proses verifikasinya ?

Ternyata sistem yang ada di e-FLPP akan otomatis mengecek kelengkapan dari dokumen yang diunggah.

Selanjutnya, petugas PPDPP akan mengecek kelengkapan dan keakuratan dari dokumen tersebut.

Apabila dokumen sudah lengkap dan lolos secara administrasi, sistem e-FLPP akan memberikan notifikasi kepada pihak bank. Setelah itu, bank pelaksana KPR bersubsidi pun akan langsung mencairkan kredit yang diajukan.




Keuntungan e-FLPP

Anda pasti setuju jika sistem e-FLPP ini sangat menguntungkan bagi masyarakat.

Dengan adanya sistem baru ini, Anda tidak perlu membutuhkan tenaga dan meluangkan waktu lebih. Sebenarnya, adakah pihak lain yang diuntungkan? Ternyata ada!

Pihak pengembang lah yang akan diuntungkan dengan adanya sistem e-FLPP.

Kenapa ?

Tentunya mereka jadi bisa dengan cepat mendapatkan dana hasil penjualan properti. Dana ini pun dapat segera digunakan kembali untuk membangun proyek berikutnya.

Langkah ini pun sebenarnya dapat menjadi salah satu upaya untuk memenuhi target pembangunan dari Program Sejuta Rumah.

Namun, pemberlakuan verifikasi sistem online tiga hari masih akan dievaluasi. Jika berjalan dengan baik, nantinya sistem verifikasi e-FLPP akan dibuat menjadi satu hari.

Nah, itu dia penjelasan mengenai sistem baru terkait KPR bersubsidi. Semoga informasi ini dapat berguna bagi Anda yang akan mengajukannya, ya. Tak hanya itu, mari kita doakan semoga e-FLPP ini dapat berjalan dengan baik.

Source : URBANINDO

Beli Rumah Jaminan Bank ? Ini Tips Amannya

Beli Rumah Jaminan Bank ? Ini Tips Amannya

Anda berniat membeli rumah ?

Rumah jaminan bank biasanya lebih murah, sehingga banyak yang berniat membelinya.

Namun, Anda harus berhati - hati jika membeli rumah jaminan bank karena tak jarang rumah tersebut nantinya bermasalah.


Tentu Anda tidak mau hal ini terjadi ‘kan ?

Oleh sebab itu, Anda harus jeli ketika akan membelinya.


Lalu, bagaimana cara aman untuk membeli rumah jaminan bank ?


Tak usah bingung, cukup ikuti langkah berikut :


1. Minta Bukti Pinjaman


Ketika membeli rumah yang dijaminkan ke bank, Anda perlu waspada. Apabila rumah tersebut benar dijaminkan, maka akan ada bukti tanda jadinya.

Bukti ini tentunya harus disimpan dengan baik oleh sang pemilik rumah.

Sebaiknya, mintalah sang pemilik rumah untuk memperlihatkan bukti tanda jadi tersebut.

Tidak cukup sampai di situ, Anda juga harus datang langsung ke bank terkait untuk mengonfirmasi mengenai pinjaman tersebut.



2. Tanyakan Berkas Lainnya


Anda harus tahu berkas apa yang disimpan di bank ketika seseorang menjaminkan rumahnya.

Nah, biasanya hanya sertifikat rumah yang dibutuhkan oleh pihak bank untuk dijadikan berkas jaminan. Dengan demikian, maka masih ada berkas lain yang tidak dijaminkan.

Berkas lain seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB), bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dan bukti tagihan listrik, air, atau lainnya tidak dijadikan jaminan.

Oleh sebab itu, Anda harus menanyakan semua berkas tersebut kepada sang pemilik rumah. Jangan sampai Anda tidak mendapatkan semua berkasnya.



3. Minta Penjual Menyelesaikan Utang


Seperti yang telah dijelaskan di poin sebelumnya, sertifikat rumah akan dijaminkan ketika sang pemilik rumah meminjam uang ke bank.

Hal ini tentunya bisa saja merugikan Anda di kemudian hari karena sertifikat adalah berkas yang paling penting.

Sebagai pembeli, Anda memiliki hak untuk meminta sang pemilik rumah untuk menyelesaikan kewajibannya yaitu melunaskan utangnya ke bank.

Dengan demikian, sertifikat rumah akan bisa diambil sebelum transaksi jual-beli selesai dilakukan.



4. Over Kredit ke Bank


Anda merasa kurang yakin jika berhubungan langsung dengan sang pemilik rumah ?

Takut tertipu ?

Tenang saja!

Anda bisa melakukan oper kredit kepada bank terkait. Ini artinya, Anda secara langsung bersedia untuk membayar utang sang pemilik rumah.

Cara ini jauh lebih aman karena disaksikan langsung oleh pihak bank.

Namun, kondisi ini baru akan berlaku jika rumah tersebut masih dalam masa kredit.



5. Gunakan Jaminan


Seringkali sang pemilik rumah meminta calon pembeli melunasi uang muka (DP) dari rumah yang akan dibeli.

Hal ini memang baru akan berlaku sesuai kesepatakan, namun jangan pernah lupa untuk meminta jaminannya.

Dalam hal ini, pemilik rumah harus mau memberikan jaminan nyata berupa apapun.

Jaminan bersifat penting karena jika pemilik rumah mengingkari janjinya, maka Anda tidak akan merasa rugi.

Oh ya, jangan lupa juga untuk membuat perjanjian tertulis agar transaksi berlangsung aman.

Itu dia tips yang harus Anda lakukan ketika akan membeli rumah yang sedang menjadi jaminan bank.

Semoga dengan adanya tips ini, Anda bisa mendapatkan rumah impian dengan aman, ya.

Source : URBANINDO

Hati-Hati Menggunakan Dinding Milik Bersama

Hati-Hati Menggunakan Dinding Milik Bersama

Keterbatasan lahan membuat sebagian besar pengembang membuat rumah deret.

Apakah rumah Anda juga termasuk rumah deret ?

Biasanya rumah deret menggunakan prinsip dinding milik bersama.

Kalau sudah begini, Anda harus hati - hati. Kenapa ?
Temukan penjelasannya dalam artikel ini!

Apa Itu Dinding Milik Bersama ?

Sebelum membahas lebih lanjut, rumah deret adalah beberapa rumah yang bagian sisi bangunannya menyatu dengan rumah lain.

Meskipun demikian, masing - masing rumah memiliki bagian tanah yang sudah dibagi dengan ukuran tertentu.

Hal tersebut tercantum dalam pasal 22 ayat 2 UU no.1 tahun 2011.

Sesuai dengan penjelasannya, apa Anda sudah terbayang akan bentuk dari rumah ini ?

Ya, tentu akan ada bagian sisi dinding yang menempel satu sama lain.

Dinding ini biasanya menjadi pembatas rumah dan juga halamannya.

Dinding pembatas antara rumah yang satu dengan rumah yang lainnya ini disebut sebagai dinding milik bersama.

Berdasarkan namanya, dinding bersama ini tentunya memang diperuntukkan bagi pemilik rumah yang dindingnya saling menempel, seperti rumah deret.

Penjelasan mengenai dinding milik bersama pun tercantum dalam Kitab Undang - Undang Hukum Perdata (KUHPer) pasal 633.


Berikut isi pasalnya :

Semua tembok yang dipergunakan sebagai tembok batas antara bangunan - bangunan, tanah - tanah, taman - taman dan kebun - kebun, dianggap sebagai tembok batas milik bersama, kecuali jika ada sesuatu alas hak atau tanda yang menunjukkan sebaliknya. Bila bangunan - bangunan itu tidak sama tinggi, maka tembok batas itu harus dianggap sebagai milik bersama setinggi bangunan yang terendah.

SECONDARY MARKET


Source : URBANINDO

Awas, Jangan Sampe Salah Membedakan Bahan Bangunan!

Awas, Jangan Sampe Salah Membedakan Bahan Bangunan!

Perbedaan Semen Beton dan Mortar

Perbedaan Semen Beton dan Mortar

3 Bahan diatas itu termasuk bahan pokok kalo agan mau buat Rumah/Gedung lho.. Tanpa mereka gak akan ada gedung bertingkat di dunia ini. disini ane mau bahas apa aja perbedaan 3 bahan diatas. Langsung aja yang pertama kita bahas sejarah semen dulu yu.


Sejarah dan Pengertian Semen/Cement

Sejarah dan Pengertian Semen/Cement

Semen adalah bahan dasar bangunan untuk merekatkan batu, bata maupun bahan bangunan lainnya.

Kata Semen datang dari bahasa Latin Caementum , yang berarti ‘memotong menjadi bagian kecil tidak beraturan’.
 
Pernah gak agan denger sejarah bangunan jaman dahulu, merekat-kan batu batu besar mengunakan putih telur, atau ketan dan lainnya.

Bangunan besar seperti candi borobudur atau candi prambanan merupakan contoh bangunan yang ‘katanya’ di bangun dan di rekatkan mengunakan bahan putih telur, karena pada jaman tersebut semen belum ada atau tercipta. Lalu apa betul mitos tersebut ?
 
Pada jaman dahulu, perekat atau penguat bangunan ini mengunakan campuran batu kapur dan abu vulkanis.

Pertama kali di temukan pada jaman kerajaan Romawi, di Pozzuoli, Napoli Italia.
 
Pabrik semen sudah mulai di bangun pada abda ke-18.

Insinyur Inggris, John Smeaton menemukan ramuan kuno ini dan membuat adonan sendiri dan membangun menara suar Eddystone di pantai Cornwall, Inggris.
 
Lalu sekitar 1824, insinyur Ingris bernama Joseph Aspdin mematenkan ramuan ini yang di sebut atau di kenal ‘semen portland’.

Adonan milik Aspdin tak jauh berbeda dengan Smeaton, karena mengandalkan bahan utama batu kapur, aluminium oksida dan oksida besi.

Bahan tersebut di haluskan dan dipanaskan pada suhu tinggi hingga campuran baru terbentuk.

Dalam proses pemanasan, terbentuk campuran padat yang kaya akan zat besi, dan agar tidak mengeras seperti batu, ramuan di beri bubuk gips yang di haluskan.


Beton / Concrete

Beton / Concrete

Beton atau bahasa ingrisnya Concrete adalah campuran semen, air, agregat kasar (krikil) dan agregat halus (pasir).

Pada campuran tertentu, beton di campur dengan bahan yang bervariasi dari bahan kimia, serat dengan perbandingan tertentu. Campuran beton bila di campur dan didiamkan, akan mengeras seperti batuan


Keuntungan mengunakan Beton :

+ Harga relatif murah, terutama yang mengunakan bahan dasar lokal

+ Daya tekan tinggi dan sifat tahan terhadap karat atau kerusakan dari kondisi lingkungan.

+ Beton mudah mudah di cetak dalam bentuk atau ukuran apapun.

+ Jika dikombinasikan dengan baja, akan menjadi struktur berat.

+ Beton dapat di semprot atau di tambah di permukaan beton lama yang retak, untuk proses perbaikan.



Kejelekan Beton :
- Beton mengerut saat pengeringan, dan bisa mengebang jika basah.

- Beton keras akan mengembang atau menyusut jika terjadi perubahan suhu.

- Susah untuk kedap air secara sempurna.



MORTAR

MORTAR

Mortar adalah campuran semen, air dan pasir.

Mortar dengan singkatnya dapat di anggap dengan semen instan yang siap pakai dan berkomposisikan semen, pasir dan kapur. Semen instan ini tinggal di tambah air dan bisa langsung di pakai gan.


Keuntungan Mortar :

+ Diproduksi di pabrik jadi kualitas dan kuantitasnya sudah pasti dan jelas.
+ Mudah di pakai, hanya perlu di tambah air.






Source : URBANINDO

SECONDARY MARKET


Lirik Lagu Nasi Padang

Lirik Lagu Nasi Padang

I still remember when i tasted you
I wouldn’t believe that is good be true
It was the first time in my life

And if you a human,
I would make you my wife

Nasi Padang 5x

It’s the best thing you will love the taste
If you never tasted
It’s a big this grace
I’m a biggest fan
Just remember one thing
You may to food with your hand

Nasi Padang 5x

If I’m closing my eyes
I feel the taste on my lips
I can feel the kobokan on my fingertip
And I really thing your silly
If you leaned the table without tasted the chili
Nasi Padang 5x

I like it like a bee likes honey
I like it like everyone likes money
I like it like the kids like their bunny
I like it if is rainy or sunny

Replay again

I like it like…

Nasi Padang 11x



Source : KVITLAND

Paket WA Blast


POSPERA BEKASI

Yin And Yang